Senin, 07 Maret 2016

Pengalaman Tes Kerja di PT Asahimas Flat Glass

Sejauh ini, gw masih menikmati masa-masa gw yang cukup indah, masa-masa mencari sesuap nasi dan juga sebongkah berlian. Iya, mencari kerjaan yang susah-susah gampang dan gampang-gampang susah, karena mencari kerja tergantung rezeki dan jodohnya. Temen-temen seperjuangan "jobseeker" yang selalu setia menemani job fair, menemani tes kerja, bercerita dan mendengarkan asam garam tes kerja, mulai berguguran satu per satu alias mereka sekarang sudah mendapatkan pekerjaan. Turut bersuka cita, semoga sukses di tempat kerjanya, semoga berkah. Aamiin. Nah karena itu, gw masih punya waktu yang luang banget nih, buat berbagi pengalaman tes kerja. Kali ini, mau bercerita tes kerja di perusahaan produsen kaca pertama dan terbesar di Indonesia yaitu PT. Asahimas Flat Glass yang berlokasi di Ancol, Jakarta dengan posisi sebagai Management Trainee (MT) Production.

Sejujurnya, awalnya gw gak tau perusahaan ini apa, produksi apa, dan lokasinya dimana. Cuma liat dari namanya Asahimas, jadi cukup tertarik apply di perusahaan ini. Hmm, soalnya di Cilegon ada juga pabrik Asahimas Petrochemical yang gede banget perusahaannya dan terkenal "royal" sama pekerjanya. Waah mungkin gak berbeda jauh keadaanya. Ternyata memang benar masuk ke dalam satu group, yaitu AGC Group.

Gw ngelamar perusahaan ini dari job fair dan juga apply langsung dari websitenya. Lo semua harus tau, setiap ada job fair beberapa kali ada perusahaan ini, dan selalu gw apply tanpa bosen-bosennya, seinget gw sampai 3 kali job fair ada perusahaan ini. Tapi semua itu gak sia-sia, membuahkan hasil dan akhirnya gw dapet panggilan untuk mengikuti proses rekruitmen disana.

1. Tes Akademik (Senin, 16 November 2015)

Gw dapat email dan juga sms dari pihak HRD yang katanya gw merupakan salah satu kandidat yang berhak mengikuti tes awal, yaitu tes akademik. Seneng sih tapi waktu itu lumayan bingung juga, masalahnya waktu tes akademiknya bentrok sama wisuda tingkat fakultas, pada hari Senin, 16 November 2015, udah gitu dijadwalkan pukul 08.30 WIB, jadi agak susah buat mensiasati gimana caranya bisa mengikuti kedua agenda tersebut di hari itu. Karena tidak mau menyia-nyiakan kesempatan, akhirnya gw putuskan untuk ikut tes ini. 

Waktu itu yang ikut tes lumayan banyak sih, sekitar 30-40an orang, lupa jumlah pastinya, maklum udah kelamaan cooooy haha. Nah, tes akademik ini terdiri dari soal cerita matematika sederhana dan bahasa inggris. Tenang aja, soalnya gak sesulit yang lo kira, cuma emang butuh ketelitian dan manajemen waktunya sih. Waktu pengerjaan seinget gw cuma 60 menit. Nah, ternyata dari sini mulai ada sistem gugur. Tes akademik ini langsung diperiksa oleh pihak HRD dan kita dipersilahkan untuk menunggu 20 menitan. 

Setelah pemeriksaan selesai, kita dipersilahkan kembali untuk masuk ruangan, dan segera diumumkan nama-nama yang lolos untuk selanjutnya interview dengan HRD dihari itu juga. Dan Alhamdulillaaaaaah, gw lolos tes akademik ini dan segera untuk interview dengan HRD setelah makan siang.

2. Wawancara HRD (Senin, 16 November 2015)

Masih di hari yang sama, interview dengan HRD dilaksanakan. Seinget gw, jumlah peserta yang lulus sekitar 15 orang. Setiap orang berbeda-beda sih durasi wawancaranya, yah sekitar 15-30 menitan lah. Untuk referensi, seperti biasa interview dengan HRD ini pake bahasa Inggris. Full in english kah? Waktu itu sih, gw nggak full, cuma sebatas perkenalan diri dan beberapa pertanyaan dari pihak HRD, mungkin sampai mereka tau kemampuan berbahasa Inggris kita. Pertanyaan seputar HRD seperti biasa nih, mengorek kepribadian, organisasi, sedikit nyerempet tugas akhir/ skripsi, kenapa mau kerja disini, sedang proses tes kerja dimana saja dan sampai tahap apa dan jugaaaa expected sallary

Nah pertanyaan yang cukup menarik itu pas ditanya lagi proses tes kerja dimana aja. Gw mencoba terbuka aja, gw jelasin semuanya. Dari penjelasan gw, sepertinya beliau cukup tertarik. Terus juga, masalah expected sallary itu ditanya alasannya kenapa bisa sebesar itu. Yaaa harus dipersiapkan jawaban dengan alasan yang logis dan masuk akal. Mungkin gw ke-ge-er-an kali ya bakal lolos dari interview ini, soalnya waktu itu sempet ditanya kapan wisuda? Eh ternyata tanggal wisuda gw dengan proses tes selanjutnya diperkirakan akan bentrok, beliau langsung mencatat dan bilang diusahakan untuk dijadwalkan. Padahal, waktu beliau presentasi tentang perusahaan dan proses rekruitmennya, kita harus mengikuti jadwal sesuai dengan waktu yang diberikan, dengan kata lain tidak ada alasan untuk re-schedule, who knows? Banyak doa aja, karena tes selanjutnya yaitu Psikotes dan MCU yang termasuk dalam satu tahapan. Daaaaan, alhamdulillaaaaah gw lolos untuk tahapan selanjutnya.

3. Medical Check Up, MCU (Kamis, 19 November 2015)

Bersyukur sih udah pasti, cuma sayangnya di hari tes MCU ini gw lagi kurang sehat. Khawatir banget gak bakal bisa lolos tahapan ini karena emang kondisi gw pada saat itu lagi demam, batuk, pusing menjadi satu. Cuma gw berpikir kalo rezeki gak akan kemana kok. Bismillah selalu aja. Tempat yang menjadi rujukan untuk tes MCU adalah RS Satya Negara. Tes MCU pada kesempatan kali ini cukup simpel sih, rontgen dada, tes penglihatan dan tes kesehatan fisik. Gak ada tes darah dan gak ada tes urine, jadi gak perlu puasa hihihi. Padahal kita semua sudah pada siap nih puasa sebelumnya haha. 

MCU pada saat itu memakan waktu yang cukup lama, entah kenapa, gw merasa service dari pihak rumah sakit sedikit kurang aja sih. Nah, pas tes fisik, gw bilang aja ke dokternya kalo gw lagi sakit blablabla dan dicatat oleh sang dokter. Dalam hati agak ngeri nih....... duh duh duh dicatet, takut masuk dalam penilaian. Yaaah semoga lah... 

4. Psikotes (Jumat, 20 November 2015) 

Masih dalam satu tahapan penilaian, namun berbeda waktu. Tes psikotes kali ini tidak diadakan langsung oleh perusahaan PT Asahimas Flat Glass, melainkan menggunakan pihak ketiga semacam konsultan gitu di First Asia Consultant, Wisma 76. Duh kalo dijelaskan apa saja tes psikotes di sini banyak banget nget nget. Pertama masuk aja udah disuruh isi lembaran siapa saya... kelebihan.. kekurangan... saya merasa... dan sebagainya kalo gak salah sampai 3 lembar. Nah setelah itu tes psikotes menggunakan komputer. Jadi sistem online gitu, gak manual pake alat tulis. Ini merupakan pengalaman pertama buat gw, tes psikotes pake komputer. Lagi-lagi gw cukup khawatir nih, keadaan masih kurang sehat, bahkan batuk kaya kereta api gak berhenti-henti, jadi gak enak sama orang-orang seisi ruangan, kan pastinya kan mengganggu konsentrasi. 

Tesnya itu ada macam tes IQ pengetahuan umum, deret angka, soal cerita matematika sederhana, gambar-gambar gitu deh. Nah, yang jarang banget gw temuin itu yang soalnya macam ada beberapa potongan gambar, nah dari situ kita urutin menjadi suatu cerita yang baik dan masuk akal. Terus sama satu lagi, ada suatu gambar, dari situ kita harus tuliskan apa yang kurang atau janggal dari gambar tersebut. Intinya banyak banget deh, sampe EPPS aja 250an soal kalo nggak salah. Nikmati aja.... dan yang pasti jangan lupa atau bahkan meremahkan setiap petunjuk bagian tes yah. Soalnya, gw sempet males baca petunjuk dan gw gak tau apa yang harus gw kerjakan. Huft.

Satu lagi bagian yang perdana banget, pertama kali gw temui adalah setelah melakukan semua tes ada sesi terakhir yaitu wawancara psikolog. Hmmm..... pertanyaan seputar kepribadian dan soft skill gitu,  intinya sih gimana caranya menghadapi suatu permasalahan. Oke. Sekian.

5. Wawancara User ( Selasa, 24 November 2015)

Alhamdulillaaah, sangat tak diduga-duga, ternyata gw lolos MCU dan Psikotes, dan diundang untung interview dengan User pada hari Selasa, 24 November 2015 jam 8 pagi. Speechless. Total peserta yang lolos hingga tahap ini yaitu sebanyak 7 orang. Dag dig dug. Sangat mengejutkan.... reviewer kali ini sebanyak 4 orang yaitu 1 moderator dan 3 user. Moderator membuka sesi wawancara dengan memperkenalkan user dan mempersilahkan kita untuk memperkenalkan diri dengan bahasa inggris. Serangan pertanyaan dimulai. 

Waktu itu yang gw inget yaaa, ditanyain perpindahan panas apa aja dan jelaskan, proses pembuatan kaca, efek rumah kaca, terus lebih suka mana kerja di lapangan atau di office beserta alasan. Terus sempet ditanyain, ada suatu waktu nanti mungkin meninggalkan sholat jum'at ditanya opininya apa. Penutup wawancara ini, karena salah satu user melihat dalam cv tertulis riwayat organisasi gw sebagai asisten laboratorium fisika dasar diberikan pertanyaan, hukum newton ada berapa? dan jelaskan satu per satu........ Bahahaha... nih yah, waktu jadi asisten mah paham banget, eh  pas ditanya waktu itu sempet ngeblank ._.

Boleh jujur gak? Interview ini membuat gw sangat pesimis banget, karena ada beberapa "senyuman" yang gak "enak" terus gw juga merasa nervous, alhasil bahasa inggris gw yang pas-pasan menjadi semakin pas-pasan (?) Sampe rumah pun, gw cuma bisa lemas tergeletak di lantai sambil bilang pasrah ikhlaskan saja.

Namun nasib berkata lain, pada tanggal 26 November, ada email masuk yang menyatakan hasil wawancara dengan user, kalo gw lulus, dan akan diberikan info secepatnya untuk wawancara terakhir yaitu wawancara dengan direksi. Alhamdulillah.

6. Wawancara Direksi (Senin, 14 Desember 2015) 

Waktu yang ditunggu-tunggu tiba, akhirnya tahap terakhir yaitu wawancara dengan direksi dijadwalkan pada hari Senin, 14 Desember 2015 pukul 10.00 WIB. Sesungguhnya deg deg an abis sih..... tapi gw coba untuk santai. Oh iya, total peserta yang lolos sampai tahap ini berjumlah 3 orang. Awalnya diberitahu akan ada sesi interview dengan orang Jepang langsung, namun karena beliau berhalangan, digantikan oleh Plant Manager kalo gak salah. Oh iya, suasana dalam ruangan berisi 3 orang, yaitu 1 HRD 1 user yang waktu itu wawancara dan 1 plant manager

Seperti biasa, dimulai dengan memperkenalkan diri dengan bahasa Inggris. Pertanyaannya adalah.... seputar rancangan pabrik. Disuru buat diagram sederhana dari proses rancangan pabrik kita, digambarkan di papan tulis. Dijelaskan secara garis besar setiap prosesnya. Nahhh... masih inget banget nih, gw ditanya gimana cara desain reaktornya??? terus antara reaktor 1 dan 2 butuh pompa atau tidak? kenapa? Terusssss disuru menuliskan reaksi kimianya. Ditanya juga bagian alat dryernya, gimana cara desainnya? Ah banyak pokoknya deh, rasanya seperti lagi seminar hasil lagi hahaha. Terus juga ditanya lagi proses pembuatan kaca dan hal-hal lainnya. Alhamdulillah, akhirnya selesai juga wawancara direksi kali ini yang berarti selesai semua tahapan rekruitmen yang telah gw lalui.


Lantas bagaimana hasilnya???

Hmmm sedikit kecewa sih, karena hari itu juga pada pukul 18.55 WIB dikirimkan email mengenai hasil interview dengan direksi yang menyatakan kalo gw belum lulus. Gak mikir macem-macem sih, cuma ada beberapa "hal" yang gak bisa gw ceritakan disini. "Hal" yang sebenernya sudah menjadi "rahasia umum" Ah entahlah. Yang pasti, ambil hikmahnya aja, pengalamannya yang sangat berharga yang bisa dijadikan pelajaran. Masih dan akan selalu percaya, kalo segala sesuatu sudah di atur oleh Allah dan akan indah pada waktunya. Aamiin. Tetap semangat hey para "jobseeker"!!!

2 komentar:

  1. ane juga pernah tes d asahimas gan gagal d medcek hiks

    BalasHapus
  2. User dan direksi nanya2 perpindahan panas dan sebagainya pakai bahasa inggris atau gak? Atau cuma self introduction doang yg b.ing? Tolong di jawab ya.

    BalasHapus